Praktik KKN di tanah air memang
sepertinya sulit seklai di kendalikan. Banyak sekali praktik-praktik KKN
yang terjadi hingga menjadi abdi negara saja kaang praktik KKN selalu
dimanfaatkan beberapa oknum demi bisa mendapatkan apa yang diinginkan.
Seperti
anggota Polri bernama Zulkiram dari Kesatuan Polisi Republik Indonesia
kini menjadi perbincangan warga dunia maya setelah pengakuannya masuk
polisi dengan cara menyuap.
Berdasarkan penjelasan dari asisten
SDM Kapolri Irjen Arief Sulistyanto mengatakan sejak Jenderal Tito
Karnavian menjadi Kapolri, sudah ada kebijakan tegas tak boleh ada
praktik KKN dalam program apa pun, termasuk proses rekrutmen. Tak boleh
ada praktik suap, sogok-menyogok, koneksi, dan sponsorship di tubuh
Polri.
“Bagus ada pemberitaan seperti ini untuk menyadarkan
semuanya. Bahwa perbuatan suap untuk upaya apa pun juga haram hukumnya,”
katanya.
“Dan sudah saya terapkan dalam program rekrutmen tahun 2017 ini sejak saya diberi amanah sebagai As SDM Kapolri,” ujar Arief.
Namun
tetap saja masih saja praktik KKN terjadi seperti yang dilakukan oleh
Zulkiram ini. Muhammad Zulkiram diangkat menjadi anggota Polri pada
2007. Setelah 7 tahun bertugas, pria asal Banda Aceh itu memilih
berhenti dan menanggalkan seragam Korps Bhayangkara-nya pada 2014.
Zulkiram
sengaja membolos beberapa kali agar dipecat dari Polri. Zulkiram merasa
pekerjaannya tak berkah karena masuk Polri dengan menyogok. Alasan
Zulkiram keluar dari Polri adalah untuk hijrah dan fokus mempelajari
ajaran agama yang dipecayainya. Tetapi, hal tersebut ditentang oleh
pihak keluarga, khususnya ibu Zulkiram.
“Terus saya resign. Saya
kena pelanggaran kode etik Polri. Nggak apa-apalah (diberhentikan)
hormat-nggak hormat yang penting saya keluar. Setelah itu, saya lebih
dalam lagi mempelajari agamanya. Banyak (yang menentang). Ibu saya
terutama. Saya kan memang sudah tak punya ayah, beliau meninggal ketika
saya kecil. Dan saya anak cowok satu-satunya di keluarga,” kata
Zulkiram, seperti yang dilansir dari suratkabar.id (8/8/2017).
0 Response to "Pria ini Pilih Keluar dari Kepolisian Karena Masuknya dengan Cara Nyogok. Seperti ini Tanggapan Polri. Gak Nyangka Banget!"
Post a Comment