Seorang anggota Paspampres I Gede WDW
dinyatakan tewas bunuh diri akibat stres menjelang pernikahan dengan
pacarnya 8 September 2017.
Pria yang bertugas sebagai BaurPukes
Paspampres Jakarta Timur asal Banjar Ngis Kelod, Desa Jegu, Kecamatan
Penebel diduga bunuh diri dengan cara gantung diri di asramanya pada
Minggu (6/8/2017) sekitar pukul 15.00 wita.
Kini jenazah korban
sudah berada di rumah duka. Kapolsek Penebel AKP I Nengah Sudiarta
ketika dikonfirmasi membenarkan adanya anggota Paspampres asal Banjar
Ngis Kelod, Desa Jegu, Penebel meninggal akibat depresi.
“Ya
memang benar meninggal, tetapi penyebabnya saya kurang tahu. Kejadian di
Jakarta,” ungkap Sudiarta dikonfirmasi Selasa (8/8/2017).
“Kasihan, mungkin depresi. Padahal dia mau nikah 8 September ini,” ujar sumber yang menolak namanya dikorankan.
Dalam
poran diketahui jika korban memang sudah menikah secara kedinasan
dengan pacarnya yang berasal dari Klungkung. Rencananya 8 September 2017
ini akan dilangsungkan acara resepsi pernikahan. Bahkan undangan sudah
siap disebar.
“Mungkin masalah internal keluarga,” duga sumber ini lagi.
Sementara
menurut laporan perbekel Desa Jegu, I Made Edy Wirawan saat
dikonfirmasi mengatakan jenazah korban telah dibawa oleh satuannya pada
hari Senin (6/8/2017) dan Rabu (9/82017) akan dilakukan upacara
pengabenan.
“Kemarin saya yang lakukan serah terima jenazah korban dari komandannya,” ujarnya.
Ia
menceritakan, korban memiliki kepribadian yang baik. Terkait dengan
kasus dugaan gantung diri, Edy menyebutkan kemungkinan karena persoalan
pribadi.
“Padahal akan mau melangsungkan pernikahan secara adat,
undangan sudah disebar pula. Untuk nikah dinas sudah dilakukan,”
ujarnya.
Korban masuk militer pada tahun 2013. Saat dimiliter
korban memiliki karir yang bagus dan saat ini baru berusia 24 tahun,
seperti dikutip dari Tribunnews.com (11/8/2017).
0 Response to "Sebulan Lagi Padahal Mau Menikah, Tapi Anggota Paspampres ini Malah Bunuh diri, Diduga ini Penyebabnya"
Post a Comment